Saturday, March 18, 2017

Foto Lucu Para Hewan Yang Berprilaku Manusia

Selalu ada saja kelakuan para binatang yang mengundang tawa, contohnya foto lucu binatang berikut ini,
bukan yang ini
entah disengaja atau tidak, tingkah mereka ini terlihat seakan-akan mereka itu adalah manusia dan hebatnya lagi pose gaya mereka lebihhebat dari seorang manusia asli, bayangkan saja jika hal itu benar-benar terjadi di dunia ini hemmm apa yang akan kalian lakukan terhadap binatang-binatang ini berikut foto lucu dimana binatang di bawah ini berpikir diri mereka adalah manusia.



















Quote:















wow gayanya..hahaha













Masih tentang Hewan Baca Juga yang satu ini
Haaa 5 Binatang Yang Terlalu Gendut







Share:

Haaa 5 Binatang Yang Terlalu Gendut


  • Tidak hanya jelek bagi manusia, terlalu gemuk juga tidak bagus untuk hewan piaraan. Karena terlalu tambun, bisa-bisa mereka mendapat label sebagai hewan termalas di dunia karena sulit bergerak. Namun alih-alih membuat prihatin, tampang mereka malah terlihat lucu. Inilah foto 5 binatang yang kegemukan di bawah ini



1. Kucing susah gerak





2. Terombang-ambing


L

3. Beluga Tersenyum





4. Anjing Montok




5. Kelinci





lihat juga video hewan gendut dibawah ini

atau Baca Juga Yang ngak kalah lucunya disini
Foto Lucu Para Hewan Yang Berprilaku Manusia




Share:

Foto Lucu Cosplay dengan Dana Pas-Pasan


Jadi seorang Cosplay yang baik dan benar memang
membutuhkan dana yang cukup banyak. Nah apa jadinya jika
ternyata ada orang yang cukup maksa menjadi
Cosplay dengan Dana yang Pas-Pasan
Ini dia hasilnya beberapa Foto Lucu yang cukup Koplak
dan bikin Ngakak.

Cosplay Manusia Batu di Fantastic 4

Cosplay Thor

Cosplay Spiderman


Cosplay Piala Oscar


Cosplay Athena di Saint Saiya


Cosplay Ironman


Cosplay Kratos God of War

Cosplay Robocop


Cosplay Power Ranger


Cosplay Patrick
Wakakaka...
Memang sih beberapa Foto Lucu diatas ada
yang cukup kreatif juga.. tapi tetep aja koplak deh..




Share:

Motivasi Jomblo Terbaru

Bicara soal jomblo memang tidak ada habisnya, gundah, galau, merana sudah menjadi salah satu makanan sehari-hari para jones atau jomblo ngenes. Tapi tunggu dulu tidak selamanya jomblo itu buruk dan sering dibully, justru sebaliknya kamu bisa berbuat apapun sesuka hati dan berteman dengan siapa saja tanpa perlu takut ada yang marah.

Dan satu lagi yang terpenting, para jomblo akan dijauhkan dari dosa karena dalam agama tidak dibenarkan untuk berpacaran. Kalo ingin mejalin hubungan yang lebih jauh lebih baik segera menikah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Namun demikian ada fenomena aneh di Indonesia dimana jomblo ngenes selalu dijadikan sebagai bahan lelucon dan dibully di sosial media dan juga meme. Tapi mau bagaimana lagi, ah sudahlah.
cantik air wudlu

cara mendapatkan teman

ditikung teman

jomblo jkt 48

kenangan masa smp

modus minta no hp

pacara dengan anak sales

gambar lucu pulang sekolah

gambar lucu wanita selalu benar


Semoga dengan melihat beberapa gambar lucu di atas para jomblo dapat sedikit terhibur. Be positif dan lakukan hal-hal terbaik yang bisa kamu lakukan jangan memikirkan pacaran apalagi kamu yang masih usia sekolah. Karena masih sangat panjang sekali perjalanan hidupmu dan akan sangattidak berguna jika hanya untuk meimikirkan bagaimana untuk mencapatkan pacar saja.

Jika kita melakukan hal-hal yang baik otomatis kita akan menjadi orang yang sukses tanpa bantuan orang lain karena semuanya dilakukan oleh diri sendiri. Dan apabila sudah sukses nanti kamu ndak perlu bingung mencari cewek kesana kemari karena mereka akan mendatangi kalian. Logikanya seperti ini para wanita tentu saja ingin hidup bahagia bersama orang yang mapan.
Share:

Nasrudin Menebak Isi Tangan


Siapa yang tidak kenal dengan nasrudin,tokoh kocak para sufi kekocakkannya dan kecerdikannya mampu membuat kita tertawa seperti yang berikut ini
'Menurut pandangan umum, para Sufi itu gila,' gumam Nasrudin. 'Menurut para orang bijak, mereka benar-benar penguasa dunia. Aku akan mengeceknya, supaya aku sendiri bisa yakin mana yang benar.'

Kemudian ia melihat seseorang yang tinggi besar, mengenakan jubah seperti seorang Sufi Akldan.

'Sahabat,' kata Nasrudin, 'aku ingin membuat sebuah percobaan untuk menguji kekuatan jiwamu, dan juga kesehatan rohaniku.'

'Boleh. Silakan mulai,' kata sang Akldan.

Nasrudin membuat gerakan menyapu dengan tangannya, kemudian mengepalkan kedua tangannya. 'Sekarang, apa yang ada ditanganku'

'Seekor kuda, kereta dan sais,' ujar sang Alsldan cepat.

'Itu sih bukan test,' ujar Nasrudin marah, 'Habis kamu sih tadi melihat aku mengambilnya.'

Share:

Sumbangan dan Teroris

SUMBANGAN DAN TERORIS





Jl. Arlington Avenue, jalan raya di Washington DC itu tak seperti biasanya, Macet. Aku yang kala itu terjebak di dalamnya hanya berpikir dan heran ternyata di Amerika juga penuh kemacetan.


Tak lama ada bule ngetuk kaca mobil yang kukendarai, kubuka kaca sambil bertanya dengan Bahasa Inggris-Sunda, 'Ada apa, koq macet'

'Presiden Bush diculik teroris. Terorisnya minta tebusan satu milyar dollar, jika tidak, Presiden Bush mau disiram bensin terus dibakar'

'Lantas, tugas Anda,' tanyaku.
'Tugas saya adalah mengumpulkan sumbangan dari tiap mobil yang lewat....,' jawab orang tersebut.

'Berapa saya harus menyumbang,' Kataku yang bingung dengan jumlah sumbangan yang harus kuberikan.

'Terserah, seikhlasnya, but the others ada yang ngasih 5 liter, 7 liter, bahkan 10 liter bensin....'



Share:

Sepasang suami istri baru menikah



Sepasang suami istri baru menikah, si suami ingin memberikan surprise pada istrinya. Suatu hari si suami berkata kepada istrinya:

'Sayang, kita pergi yuk, tapi mata kamu harus ditutup yah...'
'Kok harus ditutup sih mas...' kata istrinya 'Yah, pokoknya ada sesuatu untukmu.....'

Merekapun berangkat dengan menggunakan taxi, begitu sampe di tempat yang dituju mereka turun, kemudian si suami mengajak istrinya masuk ke rumah baru yang dijadikan sebagai surprise untuk istrinya, tapi si suami masih belum mengijinkan istrinya membuka tutup mata.

Ternyata si istri ingin buang angin, tapi karena masih malu sama suaminya si istri pura-pura minta tolong dibikinin minuman.

'Mas, ambilin saya minum dong...'

Suaminya kemudian pergi mengembil minuman, ketika suaminya pergi si istri buang angin

'tuuuut..'

Pas si suami datang membawa minuman, ternyata si istri masih ingin buang angin, akhirnya dia bilang ke suaminya..

'Mas minumannya kurang manis, tambahin gula lagi yah....'

Si suami pergi lagi untuk menambahkan gula pada minuman istrinya, ketika suaminya pergi si istri kentut lagi, kali ni lebih keras dan bau...

'Troooot....'

Kemudian si suami datang lagi untuk memberikan minuman, tapi ternyata si istri masih ingin buang angin. Akhirnya dengan berberat hati si istri minta ditambahkan gula lagi, saat si suami pergi istrinya kembali buang angin, kali ini benar-benar keras karena ia ingin semuanya keluar dalam satu kentutan....

'Brobot... brooot brooot brooooooooot... Creet'.

Sampai keluar sedikit.... Baunya pun busuk luar biasa....
Akhirnya si istri merasa lega karena telah selesai dari keinginan buang anginnya. Ketika si suami tiba dan menyerahkan minuman, kemudian si suami membuka tutup mata si istrinya, si istri terkejut karena ternyata di rumah sudah penuh orang yang sedang menatap dia, dan disampingnya ada kedua mertuanya.

:waduh: Sambil malu-malu si istri bertanya pada mertuanya... :waduh:

'Oh Bapak, Ibu, sudah lama datang..'

:-w Kemudian sang mertua laki-laki menjawab dengan nafas tersengal.. :-w

'Sudah, sejak kentutan pertama..
Share:

Syarat menikahi seorang sekretaris cantik

Seorang sekretaris muda yang cantik sedang diajak kencan dengan seorang pengusaha kaya raya yang bertampang rada DP a.k.a HANCUR setelah berkali-kali gagal mengajak kencan .. hari itu sang Sekretaris luluh juga dengan alasan kasihan sama sang pengusaha mereka pun berbincang-bincang

Pengusaha: Aku mengagumi kamu sudah sejak lama

Sekretaris: senyum saja .. dalam hati .. Ah males gue

Pengusaha: Aku berniat menikahi kamu .. aku serius

Sekretaris: bingung gimana nolaknya ya mampus gue hmm .. aduh mas aku bingung jawabnya sumpah lo kalo ganteng langsung gue terima deh

Pengusaha: hmm .. baiklah km ajukan syarat untuk aku penuhi ..

Sekretaris: wah kesempatan nih .. gue kasi lo persyaratan yang mustahil hihihihihi baiklah mas aku punya tiga syarat yang harus dipenuhi ..

Pengusaha: baiklah .. sebutkan satu persatu ,, biar kau pertimbangkan ..

Sekretaris: 1. Aku ingin punya deposito 10 miliar malam ini juga .. sokor rasakan tuh gue bikin semustahil mungkin hahahhaha dalam hati

Pengusaha: hmm .. tunggu sebentar .. terlihat menelfon seseorang
okey aku sudah telefon pemegang kuasa di bank aku .. dan baru saja dikirim ke rekening km uang sejumlah 10 miliar dalam bentuk deposito

Sekeretaris: MAMPUS gua adduuh ok .. ke 2. AKu ingin JET PRIBADI .. hahaha makan tuh

Pengusaha: hmm .. sebentar ..menelfon seseorang .. Oke kamu besok cek di hanggar no.7 bandara .. Aku baru saja belikan kamu Jet Pribadi dari rusia ..

Sekretaris: MATI GUAsumpah gua ngga mau kimpoi sama berukAduh alasan apalagi nih . Dalam hati menangis .. yang terkahir ya mas hmm ..
sebenernya aku tuh pecandu Sex banget mas Aku berkeinginan memiliki suami yang memilik PENS sepanjang 25 Cm Hmm .. Aku tau itu sangat mustahil mas .. Tapi itulah syarat terakhirku dan mas udah memenuhi kedua syarat sebelumnya ngga bisa ditarik lagi loh mas tersenyum penuh kemenangan

Pengusaha: tertunduk lesu .. sambil menghela nafas panjang .. terdiam ..

Sekretaris: Gimana mas .. dalam hati yess gue menang .. hahahaa

Pengusaha: Sepertinya ini syarat yang paling berat .. Sulit bagi aku untuk memutuskan .. masih tertunduk ..

Sekretaris: Yah .. maaf mas kalau syaratku terlalu berat .. senyum dalam hati .. Yuhhhuu dapet duit plus Jet Pribadi .. Yeess

Pengusaha: Tapi mau bagaimana lagi Rasa cintaku padamu terlalu besar untuk dilkalahkan oleh apapun .. Demi mendapatkan kamu .. AKu rela POTONG 5 CM Punyaku 30 cm Sambil menatap tajam penuh keyakinan ..

Sekretaris: hening pingsan..
Share:

Lelaki tua dan gadis muda yg montok

Seorang lelaki tua menghampiri perempuan muda yang montok.

Aku akan membayarmu Rp 50.000 dan biarkan aku meremas payudaramu, katanya.Dasar tua bangka tidak tahu diri. Pergi sana, kata perempuan tersebut.

Bagaimana kalau seratus ribu... kata si lelaki tua menawar.

Tidak bisa. Kalau kamu tidak pergi dari sini akan saya panggil satpam, kata perempuan itu mengancam.

Setengah juta deh dan biarkan aku meremas payudaramu, sebentar saja. Nggak lama-lama kok, kata si lelaki tua. Perempuan itu masih menolaknya.

Ya udah, bagaimana kalau satu juta lelaki tua tersebut bersikukuh.

Pada tawaran ini si perempuan mulai ragu-ragu. Setelah ia melihat sekeliling dan ternyata tidak ada orang lain di situ, iapun setuju.

Ia membuka blus dan BH-nya kemudian membiarkan lelaki tua tersebut meremas-remas payudaranya.

Ya Tuhan Oh my God ya Tuhan Oh my God, gumam lelaki tua tersebut ketika meremas payudaranya.

Kenapa sih Bapak terus-terusan mengatakan Oh my Godya Tuhan tanya si perempuan.

Masih sambil terus meremas payudara tersebut, si lelaki tua bergumam lebih keras, Oh my GodYa Tuhan darimana saya akan mendapatkan duit satu juta..
Share:

Udin Ingin Masuk Surga

Seorang guru sedang mengajar mata pelajaran agama di SD mengenai surga.

Guru Agama : 'Anak-anak.. siapa yang mau masuk surga'

Murid-Murid : 'Saya pak.. saya...' masing-masing anak pada teriak kecuali si Udin yang sedang tertidur di belakang

Guru Agama : 'Yang mau masuk surga tunjukkan tangannya'

Murid-Murid : 'Saya...'bersama-sama para murid menunjukkan tangannya kecuali si Udin

Guru Agama : 'Yang mau masuk surga ayo berdiri...'

Kemudian murid-murid pada berdiri kecuali si Udin karena masih tertidur. Lalu guru agama menghampiri si Udin yang kemudian membangunkannya.

Guru agama tersebut kemudian bertanya kepada si Udin.

Guru agama : 'Udin kamu mau masuk surga gak'

Udin : 'Mau dong pak'

Guru agama : 'Terus kenapa kamu gak berdiri'

Udin : 'Lha... memangnya mau berangkat sekarang pak'
Share:

Mencuri Motor

Seorang pemuda dihadap ke mahkamah atas tuduhan mencuri motor milik seorang gadis remaja.

'Saya sama sekali tidak mencurinya, Yang Arif...' kata si pemuda itu membela diri.

'Dia yang memberikan motor itu kepada saya. Ketika itu dia pulang dari sekolah, dia meminta saya agar memboncengkannya dengan motornya. Saya pun boncengkannya.

Lalu dalam perjalanan, di suatu semak belukar,dia menyuruh saya berhenti. Di bukanya baju dan seluarnya. Lalu katanya, saya boleh mengambil miliknya yang paling berharga.

Yang Arif, lalu saya berfikir, bajunya memang berharga, tapi itu baju wanita dan tak ada gunanya bagi saya. Jeansnya juga terlalu kecil bagi saya. Kerana itu, apa boleh buat terpaksa saya mengambil motornya...'

Share:

Penyakit Aneh

Al Kisah...
Sang Pangeran sedang sakit.
Puluhan tabib telah dikerahkan untuk menyembuhkan pangeran.
Namun...
Apa yang terjadi sungguh mengherankan karena jangankan mengobati penyakit pangeran.
Mengetahui penyakitnya saja tidak tahu.

Para tabib yang terkenal menyerah tanpa bisa berbuat banyak.
Maka tak ada jalan keluar, kecuali mengadakan sayembara.

Raja memerintahkan agar sayembara diumumkan secepatnya.
Sayembara ini boleh di ikuti oleh rakyat dari semua lapisan.
Tak terkecuali oleh para penduduk negeri tetangga.

Sayembara yang menyediakan hadiah menggiurkan ini dalam waktu beberapa hari saja berhasil menyerap ratusan peserta.
Namun dari ratusan peserta itu tak ada satu pun dari mereka yang berhasil mengobati sang pangeran.
Share:

Abu Nawas lolos dari maut

Abu Nawas memang terkenal cerdas dan cerdik dalam menghadapi suatu persoalan.
Begitu pula saat dirinya terhindar dari kekejaman seorang Raja yang telah banyak membunuh para ulama.

Kisah Abu Nawas selanjutnya adalah sebagai berikut:

Pada suatu masa, raja yang memimpin wilayah tempat Abu Nawas tinggal telah terjadi peperangan.
Dengan kemenangan perang tersebut berarti Raja telah memperluas wilayah kekuasaannya.

Walaupun sudah banyak wilayah yang ditundukkan, namun Raja juga ingin menghabisi setiap nyawa para ulama dan kaum cendikiawan yang ada di wilayah barunya.

Ulama Diundang ke Istana.
Raja mengundang para ulama untuk datang ke istananya tanpa terkecuali kemudian dikumpulkan ke aula kerajaan.
Para ulama kebingungan ada apa sebenarnya mereka kok dikumpulkan.

Tak lama kemudian, Raja muncul dengan mengenakan jubah lengkap dengan membawa sebilah pedang panjang di tangan kanannya.
Raja kemudian melontarkan pertanyaan satu persatu kepada para ulama.

'Jawablah, apakah aku adil ataukah lalim'
'Kalau menurutmu aku adil, maka dengan keadilanku engkau akan aku gantung, sedang kalau menurutmu aku lalim, maka dengan kelalimanku engkau akan aku penggal,' ujar Raja dengan bengis.

Para ulama yang hadir tak bisa menghindari tkadir yang telah digariskan.
Dengan pilihan yang diberikan oleh Raja, mereka meninggal dunia satu persatu di tangan Raja yang kejam.

Semua ulama tak memiliki pilihan yang lebih baik, begitu pula dengan jawaban para ulama yang pasrah oleh pilihan yang diberikan Raja.
Mereka tak bisa berbuat banyak.

Pertemuan Abu Nawas dan Raja Kali Pertama.
Setelah banyak korban yang berjatuhan, kini tibalah Abu Nawas yang diundang oleh Raja untuk hadir ke istananya.
Ini adalah perjumpaan resmi ABu Nawas yang pertama kalinya dengan sang Raja.

Namun, sebelum mendatangi istana, rupanya Abu Nawas sudah mendengar kabar tentang kekejaman Raja terhadap para ulama.
Tepat di aula ditengah-tengah istana, Raja yang sudah menanti kedatangan Abu Nawas kembali melontarkan pertanyaan yang sama.

'Jawablah, apakah aku adil ataukah lalim'
'Kalau menurutmu aku adil, maka dengan keadilanku engkau akan aku gantung, sedang kalau menurutmu aku lalim, maka dengan kelalimanku engkau akan aku penggal,' ujar Raja.

Abu Nawas mencoba untuk menenangkan diri dan berpikir sejenak.
Tak berapa lama kemudian, dengan kecerdikannya selama ini, Abu Nawas pun menjawab pertanyaan Raja.

'Sesungguhnya, kami para penduduk di sini, yang merupakan orang-orang yang lalim dan abai.
Sedangkan Anda adalah pedang keadilan yang diturunkan Allah yang Maha Adil kepada kami,'jawab Abu Nawas.

Setelah berfikir sejenak, Raja pun mengakui kecerdikan Abu Nawas.
Raja pun akhirnya membebaskan Abu Nawas, begitu pula para ulama lain.
Itulah sebuah kisah dan dongeng Abu Nawas kali ini.
Share:

Abu Nawas menjual Rajanya

Belum pernah Abu Nawas merasa menyesal dan seputus asa akhir-akhir ini.
Sudah 2 hari dapurnya tidak mengepul asap lagi karena tidak ada lagi barang yang busa dijual.

Sebenarnya Abu Nawas bisa saja menjual salah seorang dari teman-temannya untuk dijadikan budak oleh pembelinya.
Tetapi Abu Nawas tidak tega, apalagi kebanyakan teman-teman Abu Nawas adalah orang-orang yang miskin.
Namun bagaimanapun juga ia harus menjual manusia karena Abu Nawas sudah merasa tidak memiliki sesuatu barangpun yang patut untuk dijual.

Dengan tekat yang amat bulat, Abu Nawas merencanakan menjual Baginda Raja.
Karena menurut Abu Nawas hanya Baginda Raja yang pantas untuk dijual.
Bukankah selama ini Baginda Raja selalu mempermainkan dirinya dan menyengsarakan pikirannya...

Maka sudah sepantasnyalah kalau sekarang ini giliran Abu Nawas menyusahkan Baginda Raja.
Akhirnya Abu Nawas menghadap Baginda Raja dan berkata,
'Ada sesuatu yang amat menarik yang akan hamba sampaikan hanya kepada Paduka yang mulia,' kata Abu Nawas memulai.
'Apa itu wahai Abu Nawas' tanya Baginda langsung penasaran.
'Sesuatu yang hamba yakin belum pernah terlintas dalam benak Paduka yang mulia,' kata Abu Nawas meyakinkan.

'Kalau begitu cepatlah ajak aku kesana untuk menyaksikannya,' kata Baginda.
'Tetapi Baginda...,' lanjut Abu Nawas.
'Tetapi apa' tanya Baginda tidak sabar.
'Bila Baginda tidak menyamar sebagai rakyat biasa maka pasti nanti orang-orang akan banyak yang ikut menyaksikan benda ajaib itu,' jelas Abu Nawas.
Karena begitu besar keinginantahuan Baginda Raja, maka Raja bersedia menyamar sebagai rakyat kecil seperti yang diusulkan oleh Abu Nawas.
Kemudian Abu Nawas dan Baginda Raja Harun Al-Rasyid berangkat menuju sebuah hutan.

Setibanya di hutan, Abu Nawas mengajak Baginda Raja mendekati sebuah pohon yang rindang dan memohon Baginda Raja menunggu di situ.
Sementara itu Abu Nawas menemui seorang kenalan yang pekerjaannya menjual budak.
Abu Nawas mengajak pedagang budak itu untuk melihat calon budak yang akan dijual kepadanya dari jarak yang agak jauh.

Abu Nawas beralasan bahwa sebenarnya calon budak itu adalah teman dekatnya.
Maka dari itu Abu Nawas tidak tega menjualnya di depan mata.
Setelah pedagang budak itu memperhatikan dari kejauhan, ia merasa cocok.
Abu Nawas pun membuat surat kuasa yang menyatakan bahwa pedagang budak sekarang mempunyai hak penuh atas diri orang yang sedang duduk di bawah pohon rindang itu.
Setelah itu Abu Nawas pergi begitu menerima beberapa keping uang emas dari pedagang budak itu.

Baginda Raja masih menunggu Abu Nawas di bawah pohon ketika pedagang budak menghampirinya.
Ia belum tahu mengapa Abu Nawas belum juga menampakkan batang hidungnya.
Baginda juga merasa heran kenapa ada orang lain di situ.

'Siapa engkau' tanya Baginda Raja kepada pedang budak itu.
'Aku adalah tuanmu sekarang,' kata pedagang budak agak kasar.
Tentu saja pedagang budak itu tidak mengenali Baginda Raja dalam pakaian yang amat sederhana itu.

'Apa maksud perkataanmu' tanya Baginda Raja dengan wajah merah padam.
'Abu Nawas telah menjual engkau kepadaku dan inilah surat kuasa yang baru dibuatnya,' kata pedagang budak itu dengan kasar.
'Abu Nawas menjual diriku kepadamu' kata Baginda dengan murka.
'Ya' bentak pedagang budak.
'Tahukah engkau siapa aku ini sebenarnya'
'Tidak dan itu tidak perlu,' kata pedagang budak itu dengan ketus.
'Aku adalah Rajamu, Sultan Harun Al-Rasyid,' kata Baginda sambil menunjukkan tanda pengenal kerajaan.

Pedagang itu terperanjat dan mulai mengenal Baginda Raja.
Ia pun langsung menjatuhkan diri sembari meyembah Baginda Raja.
Baginda Raja mengampuni pedagang budak itu karena ia memang tidak tahu.
Akan tetapi kepada Abu Nawas, Baginda amat murka dan gemas.
Tetapi kepada Abu Nawas Baginda Raja amat murka dan gemas.
Ingin rasanya beliau meremas-remas tubuh Abu Nawas seperti kertas hehe...

Baginda Raja pulang ke istana dan langsung memerintahkan para prajuritnya untuk menagkap Abu Nawas.
Tetapi Abu Nawas telah raib entah kemana karena ia tahu sedang diburu oleh prajurit kerajaa.
Dan setelah Abu Nawas tahu para prajurit kerajaan sudah meninggalkan rumahnya, barulah ABu Nawas berani pulang.

Abu Nawas mulai menceritakan kepada istrinya apa yang sebenarnya terjadi.
Abu Nawas akhirnya memutuskan untuk mengelabui Baginda dengan cara berpura-pura mati.
Abu Nawas hanya bisa berpesan kepada istrinya apa yang harus dikatakan bila Baginda datang.

Kini kabar kematian Abu Nawas mulai tersebar ke seluruh pelosok negeri.
Baginda sangat terkejut, marah dan geram sebenarnya.
namun juga merasa kasihan juga mendengar kabar kabar meninggalnya, mengingat Abu Nawasadalah orang yang paling pintar menyenangkan dan menghibur Baginda Raja.

Baginda Raja beserta beberapa pengawalnya menuju rumah Abu Nawas.
Setelah melihat tubuh Abu Nawas terbujur kaku tak berdaya, Baginda Raja merasa terharu dan meneteskan air mata.
Beliau bertanya kepada istrinya.

'Adakah pesan terakhir Abu Nawas untukku' tanya Baginda.
'Ada Paduka yang mulia,' jawab istri Abu Nawas sambil menagis.
'Katakanlah,' kata Baginda.
'Suami hamba, Abu Nawas, memohon sudilah kiranya Baginda Raja mengampuni semua kesalahannya di depan rakyat,' kata istri Abu Nawas terbata-bata.

'Baiklah kalau itu permintaan terakhir Abu Nawas,' kata Baginda menyanggupi.
Kemudian Baginda Raja mengumpilkan rakyatnya di tanah lapang dan berkata,
'Wahai rakyatku, dengarkanlah bahwa hari ini, aku Sultan Harun Al-Rasyid telah memaafkan semua kesalahan Abu Nawas yang telah diperbuat terhadap diriku.
Dan kalianlah sebagai saksinya,' Ujar Baginda.

Begitu mendengar pengampunan dari Baginda Raja Harun Al-Rasyid sendiri, Abu Nawas lekas-lekas beranjak dan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bginda.
Haahaaa...
Ada saja ini si Abu Nawas triknya.
Share:

Abu Nawas mewujudkan mimpi menjadi kenyataan

Seandainya saja Abu Nawas mau, maka sudah sejak dulu ia menjadi kaya raya dan hidup makmur bersama anak istrinya.
Karena Abu Nawas berkali-kali memperoleh sepundi penuh uang emas.
Hadiah-hadiah yang melimpah ruah tersebut habis, karena dibagi-bagikan kepada orang-orang yang sangat memerlukan.

Abu Nawas memang dikenal sebagai orang yang suka membela orang-orang yang lemah dan tertindas.
Suatu hari ada seorang laki-laki yang mengadukan nasibnya yang amat buruk.

Tak seorang pun berani menolong karena masalahnya melibatkan penguasa yaitu seorang hakim.
Maka ia disaranka agar minta tolong kepada Abu Nawas.

Laki-laki itu bercerita kepada Abu Nawas.
'Ketika tidur aku bermimpi berdagang dengan Tuan Hakim.
Aku membeli dagangan beliau dengan jumlah yang amat besar hingganilainya mencapai ribuan dinar.
Namum ketika aku melakukan pembayaran aku terjaga,' kata laki-laki itu.

'Lalu apa masalahmu' tanya Abu Nawas.

'Kemudian aku menceritakan mimpiku itu kepada teman dan tetangga.
Dan tak kusangka-sangka mimpiku itu tersebar kemana-mana.
Ketika Tuan Hakim mendengarnya, dia langsung ke rumah mencariku dan meyita rumahku dan isinya.
Dia tidak peduli walaupun itu hanya terjadi dalam mimpi.
Karena aku dianggap melanggar hukum.
Menurut dia, mestinya aku segera melaporkan tentang mimpiku kepadanya kemudian langsung melakukan pembayaran.
Kini aku sudah tidak mempunyai apa-apa lagi.
Tolonglah aku Wahai Abu Nawas...,' laki-laki itu bercerita.

Abu Nawas gemas mendengar pengaduan laki-laki itu.
Ia menyanggupi akan membantu laki-laki itu dan berjanji akan mengembalikan semua kekayaan yang telah dirampas oleh Hakim dengan semena-mena.

Abu Nawas mengumpulkan seluruh murid-muridnya.
'Kita wajib membantu orang yang memang memerlukan pertolongan.
Besok tepat setelah shalat subuh kita hancurkan rumah hakim yang terkenal zalim itu.
Sekarang siapkan peralatan yang dibutuhkan,' kata Abu Nawas dengan serius.

Murid-murid Abu Nawas menyiapkan segala sesuatunya tanpa membantah sedikit pun.
Setelah mengerjakan shalat jamaah subuh, Abu Nawas bersama-sama muridnya berangkat menuju rumah Hakim.
Dan tanpa perintah lagi mereka mulai menggempur rumah Hakim.
Tuan Hakim yang sedang tidur lelap tiba-tiba terbangun karena kegaduhan itu.

Karena jumlah murid Abu Nawas yang begitu banyak, tuan Hakim tidak berani mencegah.
Ia berlari menuju istana untuk melaporkan kepada Baginda Raja Harun Al-Rasyid.
Abu Nawas pun segera dipanggil menghadap Baginda.

'Wahai Abu Nawas, benarkah engkau dan murid-muridmu ingin merobohkan rumah tuan Hakim' tanya Baginda.
'Benar Tuanku yang mulia,' jawab Abu Nawas.
'Apa yang menyebabkan engkau berbuat begitu
Bukankah engkau tahu bahwa perbuatan seperti itu tergolong tindakan pidana dan bisa dihukum' tanya Baginda.

'Baginda yang mulia, sebenarnya yang menyebabkan hamba nekat berbuat begitu hanya karena mimpi,' kata Abu Nawas menjelaskan.
'Hanya karena mimpi' tanya Baginda hera.
'Betul Tuanku yang mulia,' jawab Abu Nawas.

'Mimpi apa' tanya Baginda penasaran.
'Hamba bermimpi telah membeli rumah tuan Hakim.
Hamba merencanakan rumah tuan Hakim yang telah hamba bayar itu untuk dijadikan masjid.
Dari itulah hamba memerintahkan murid-murid hamba untuk merobohkannya,' jelas Abu Nawas.

'Undang-undang yang mana yang membenarkan perbuatyan seperti itu hai Abu Nawas' kata Baginda mulai marah.
'Undang-undang yang dirancang oleh tuan Hakim sendiri, Baginda junjungan hamba,' jawab Abu Nawas meyakinkan.
'Apa maksudmu' tanya Baginda belum mengerti.

Abu Nawas lalu bercerita tentang nasib laki-laki yang malang itu.
Mendengar cerita Abu Nawas, Baginda Raja naik pitam.
'Ini betul-betul perbuatan yang tidak masuk akal.
Hai Hakim, benarkah apa yang diceritakan Abu Nawas' tanya Baginda kepada hakim itu.

'Sepenuhnya benar Tuanku yang mulia,' jawab tuan Hakim dengan tubuh gemetar.
'Engkau sebagai hakim mestinya tidak melanggar undang-undang.
Engkau seharusnya menjaga dan menerapkan undang-undang dengan baik dan adil.
Namun engkau dengan kekuasaan yang aku berikan malah merobek-robek keadilan dengan melakukan penyitaan harta orang lain hanya karena mimpi,' murka Baginda kepada hakim.

'Ampun Baginda yang mulia,' jawab Hakim.
'Itu adalah perbuatan yang paling memalukan yang pernah aku dengar.
Sekarang engkau harus mengembalikan semua harta dan rumah yang engkau sita kepada laki-laki itu,' murka Baginda lebih lanjut.

Di samping harus mengembalikan harta dan rumah, tuan Hakim yang zalim itu juga mendapat hukuman dari Baginda Raja.
Abu Nawas telah mewujudkan mimpinya menjadi kenyataan.
Hakim yang jahat.
Kok bisanya membuat undang-undang sendiri.
Memang berlian harus digosok dengan berlian.
Share:
Copyright © CERITA LUCU | Powered by Blogger Design by MAS BEWOK | Blogger Theme by KELINCIMAS