Mr. Bean ke bioskop
Teman: Mengapa kamu mengajak 18 teman menonton bioskop.
Mr. Bean: Karena di bawah 18 tidak boleh.
Mr. Bean membeli TV
Mr. Bean: Apakah ada TV warna
Penjual: Ya
Mr. Bean: Beri saya yang hijau.
Mr. Bean membeli termos
Mr. Bean: Barang apakah ini
Penjual: Ini adalah termos.
Mr. Bean: Untuk apa itu
Penjual: Membuat yang panas tetap panas, yang dingin
tetap dingin.
Mr. Bean: Ha, ha. Saya akan beli.
Besoknya Mr. Bean ke kantor dengan membawa termos.
Bos: Mengapa Anda membawa termos
Mr. Bean: Karena membuat yang panas tetap panas, yang dingin
tetap dingin.
Bos: Anda isi apa
Mr. Bean: Dua gelas kopi dan secangkir es krim.
Mr. Bean di kantor
Mr. Bean sangat teliti, setelah membuat fotocopy ia selalu mengecek apakah
hasil kopiannya cocok dengan aslinya.
Mr. Bean di tengah badai petir
Mr. Bean selalu tersenyum ketika ada badai petir karena ia mengira sedang
dipotret.
Mr. Bean menelpon
Mr. Bean bingung tidak bisa menelpon 911.
Karena di situ tidak ada angka 11.
Mr. Bean bekerja dengan komputer
Mr. Bean membeli komputer baru dan menggunakannya. Ketika ia menemui
kesulitan, ia memutuskan untuk menekan tombol 'Help'.
Tak lama kemudian ia menjadi bingung dan menelpon toko komputer.
Mr. Bean: Saya menekan tombol F1 untuk meminta bantuan, tetapi sudah
setengah jam tidak ada orang datang membantu saya.
Mr. Bean ke dokter
Mr. Bean datang ke dokter dengan kedua telinganya luka bakar.
Dokter: Apa yang terjadi
Mr. Bean: Saya sedang menyeterika dan telepon berdering, saya salah
mengambil gagang telepon, tidak sengaja saya mengangkat seterika dan
menempelkannya di telinga saya.
Dokter: Wow.. Tetapi apa yang terjadi dengan telinga Anda yang satu
lagi
Mr. Bean: Teman saya yang goblok itu menelepon lagi.
Mr. Bean bermain jissaw puzzle
Setelah berhasil menyusun suatu jigsaw puzzle dengan bangga ia
memperlihatkan pada temannya.
Mr. Bean: Saya hanya memerlukan 5 bulan untuk menyusunnya.
Teman: Mengapa begitu lama
Mr. Bean: Lama Lihat ini dikotaknya tertulis 'Untuk 4-7 tahun'.

